Pengalaman Keluarga Dalam Perawatan Anak Speech Delay Di Wilayah Kerja Puskesmas Terjun

Author : AMELIA SYAHFITRI (2015201002), Tahun : 2024


Abstrak : Latar Belakang : Keterlambatan bicara (speech delay) pada anak merupakan masalah perkembangan yang kerap ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Terjun. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi asupan nutrisi, mengidentifikasi sumber informasi, memahami penanganan yang dilakukan oleh keluarga, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan bicara pada anak di wilayah tersebut. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Informan penelitian yaitu, 5 orang keluarga yang memiliki anak Speech delay. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan anak-anak cenderung biasa-biasa aja, dengan konsumsi makanan yang terbatas pada nasi, sayur, ikan, telur, dan beberapa jenis buah seperti pisang dan pepaya. Kebanyakan ibu memberikan susu formula sejak bayi karena kesulitan dalam memberikan ASI, yang berpotensi mempengaruhi perkembangan bicara anak. Pemberian suplemen vitamin seperti vitamin serebrovit, vitamin C, madu herbal, dan minyak ikan telah dicoba oleh beberapa keluarga, namun tidak dilakukan secara konsisten, sehingga efektivitasnya dalam mendukung perkembangan otak anak menjadi kurang optimal. Pengalaman orang tua juga berperan dalam mengenali keterlambatan bicara anak, di mana mereka membandingkan perkembangan bicara anak saat ini dengan anak-anak mereka sebelumnya yang lebih lancar bicara pada usia yang lebih muda. Penanganan yang diberikan keluarga meliputi interaksi dan stimulasi bicara intensif, serta beberapa keluarga telah membawa anak ke tenaga kesehatan untuk terapi wicara. Faktor genetik juga ditemukan sebagai penyebab keterlambatan bicara, dengan adanya anggota keluarga lain yang juga mengalami keterlambatan bicara. Selain itu, kurangnya asupan nutrisi selama masa kehamilan akibat kendala ekonomi turut berkontribusi terhadap speech delay pada anak. Kesimpulan: speech delay pada anak di wilayah kerja Puskesmas Terjun disebabkan oleh faktor-faktor pola makan, pemberian vitamin yang tidak konsisten, pengalaman orang tua, faktor genetik, dan kurangnya nutrisi selama masa kehamilan. Disarankan agar upaya peningkatan pola makan, pemberian suplemen yang lebih konsisten, serta intervensi dini melalui terapi wicara dan stimulasi bicara lebih diperhatikan oleh keluarga dan tenaga kesehatan untuk mendukung perkembangan bicara anak secara optimal.

Link URL : #
URI : http://repository.uimedan.ac.id/handle/5095703123

Bahasa : Indonesia
Kata Kunci : Keterlambatan Bicara, Nutrisi, Sumber Informasi, Penanganan Keluarga, Faktor Penyebab


File Deskripsi Format
COVER.pdf COVER pdf
ABSTRAK.pdf ABSTRAK pdf
BAB I.pdf BAB I pdf
BAB II.pdf BAB II pdf
BAB III.pdf BAB III pdf
BAB IV.pdf BAB IV pdf
BAB V.pdf BAB V pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf DAFTAR PUSTAKA pdf
LAMPIRAN.pdf LAMPIRAN pdf