Author : BERLIAN OKTARIANIS ZEBUA (2213462036), Tahun : 2025
Abstrak : Pengkodean diagnosis merupakan salah satu kegiatan penting dalam penyelenggaraan rekam medis karena berfungsi sebagai dasar pengelolaan data kesehatan, pelaporan, serta perencanaan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pengkodean diagnosis penyakit sistem respirasi berdasarkan ICD-10 pada periode Oktober-Desember 2024. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif retrospektif. Data diperoleh melalui telaah dokumen rekam medis pasien serta wawancara dengan petugas koding. Objek penelitian mencakup enam jenis penyakit sistem respirasi, yaitu Tuberkulosis Paru, Bronchopneumonia, Asma, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), Pneumonia, dan Efusi Pleura dengan total 150 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh kasus sistem respirasi telah diklasifikasikan menggunakan kode diagnosis sesuai dengan BAB X ICD-10 (J00-J99: Diseases of the respiratory system). Proses pengkodean dilakukan oleh petugas koding berdasarkan resume medis dan informasi pendukung dari rekam medis pasien. Penelitian ini menegaskan bahwa pengkodean diagnosis berperan penting sebagai dasar penyusunan statistik morbiditas serta sumber informasi untuk administrasi, pembiayaan, dan peningkatan mutu pelayanan. Oleh karena itu, disarankan agar institusi pelayanan kesehatan meningkatkan pembinaan dan pelatihan bagi petugas koding guna memastikan konsistensi dan akurasi pengkodean diagnosis.
Link URL : #Bahasa : Indonesia
Kata Kunci : Pengkodean, Sistem Respirasi, ICD-10, Rekam Medis, Studi Kasus
| File | Deskripsi | Format | |
|---|---|---|---|
| COVER.pdf | COVER | ||
| ABSTRAK.pdf | ABSTRAK | ||
| BAB I.pdf | BAB I | ||
| BAB II.pdf | BAB II | ||
| BAB III.pdf | BAB III | ||
| BAB IV.pdf | BAB IV | ||
| BAB V.pdf | BAB V | ||
| DAFTAR PUSTAKA.pdf | DAFTAR PUSTAKA | ||
| LAMPIRAN.pdf | LAMPIRAN |