Author : FENI HATI HALAWA (1915201009), Tahun : 2023
Abstrak : Pendahuluan: Sindrom baby blues menyebabkan sebagian besar pengalaman ibu baru dalam beberapa hari pertama setelah mereka membawa bayi mereka pulang 50% sampai 80% ibu baru seringkali merasa sedih, marah, dan kadang-kadang cemas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor pengalaman baby blues pada remaja yang menikah usia dini di Kelurahan Paya Pasir Medan Marelan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai pendekatan fenomelogi dengan menghasilkan informasi mendalam berasal dari naskah wawancara, rekaman wawancara, catatan peneliti. Partisipan penelitian yaitu 5 remaja putri yang mengalami baby blues pada pernikahan dini di kelurahan paya pasir medan marelan. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan. Hasil: Dari hasil wawancara ke 5 pasrtisipan 100% mengalami baby blues. Dengan durasi waktu 80% normal dan 20% mengalami baby blues berkepanjangan. Bentuk perubahan emosi ibu selama mengalami baby blues: perasaan sedih tanpa sebab, tidak percaya diri dalam merawat bayi, merasa kesepian, menangis, cemas, kurang perhatian dan stress. Faktor penyebab terjadinya baby blues, karena beban tanggung jawab yang bertambah berat, kurang dukungan suami, orang tua dan keluarga, tuntutan peran sebagai seorang ibu. Cara mengatasi baby blues: meminta bantuan suami dan orang tua, istirahat yang cukup, membutuhkan privasi dan teman untuk berbagi atau bercerita. Kesimpulan: Dalam penelitian ini terdapat beberapa cara mengatasi baby blues dengan meminta bantuan suami dan orang tua, istirahat yang cukup, membutuhkan privasi dan teman untuk berbagi atau bercerita
Link URL : #Bahasa : Indonesia
Kata Kunci : Pengalaman, Baby Blues, Remaja/Ibu
| File | Deskripsi | Format | |
|---|---|---|---|
| COVER.pdf | COVER | ||
| ABSTRAK.pdf | ABSTRAK | ||
| BAB I.pdf | BAB I | ||
| BAB II.pdf | BAB II | ||
| BAB III.pdf | BAB III | ||
| BAB IV.pdf | BAB IV | ||
| BAB V.pdf | BAB V | ||
| DAFTAR PUSTAKA.pdf | DAFTAR PUSTAKA | ||
| LAMPIRAN.pdf | LAMPIRAN |