Identifikasi Keterlambatan Proses Pelaporan SP2TP Dengan Metode Fishbone di Puskesmas Bromo Medan

Author : SITI NUR IQRIMAH (2213462063), Tahun : 2025


Abstrak : Sistem pencatatan dan pelaporan terpadu puskesmas (SP2TP) merupakan kegiatan dan pelaporan data umum, sarana, tenaga,dan upaya pelayanan pusat kesehatan di masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengidentifikasi permasalahan pada keterlambatan pencatatan dan pelaporan (SP2TP) di Puskesmas Bromo dengan Menggunakan Metode Fishbone dari unsur 5 M yaitu Man, Money, Material, Machine, Method. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas pelaporan, TU puskesmas, kepala puskesmas, sampel pada penelitian ini sebanyak 3 orang. Cara pengumpulan data observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab keterlambatan proses pelporan SP2TP dengan metode fishbone dilihat pada faktor Man yaitu petugas pelaporan SP2TP hanya ada satu orang dan belum sesuai dengan kompetensi, faktor material tidak adanya Juknis dan ketersediaan alat pendukung, faktor machine yaitu adanya permasalahan jaringan/sistem eror dan tidak tersedianya komputer di bagian pelaporan, faktor money yaitu tidak adanya pendanaan untuk pengolahan SP2TP, pelatihan/seminar untuk pelatihan terkait SP2TP, tidak adanya pendanaan untuk pembelian komputer dibagian pelaporan SP2TP dan faktor methode yang menyebabkan keterlambatan pengiriman Laporan pada SP2TP yaitu tidak adanya Juknis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keterlambatan proses pencatatan dan pelaporan SP2TP di Puskesmas Bromo disebabkan oleh multifaktor yang dianalisis menggunakan metode Fishbone (5M). Faktor penyebab utamanya meliputi man kekurangan dan ketidaksesuaian kompetensi petugas pelaporan, material dan method tidak adanya Petunjuk Teknis (Juknis) sebagai panduan kerja; machine permasalahan jaringan/sistem error dan ketiadaan komputer di bagian pelaporan; serta money tidak tersedianya pendanaan khusus untuk operasional pengolahan, pelatihan, maupun pengadaan sarana. Saran perlu menambahkan petugas SP2TP dengan latar belakang pendidikan rekam medis dan informasi kesehatan yang sesuai dengan kompetensinya.

Link URL : #
URI : http://repository.uimedan.ac.id/handle/8775232667

Bahasa : Indonesia
Kata Kunci : Keterlambatan, SP2TP , Metode Fishbone ,Puskesmas


File Deskripsi Format
COVER.pdf COVER pdf
ABSTRAK.pdf ABSTRAK pdf
BAB I.pdf BAB I pdf
BAB II.pdf BAB II pdf
BAB III.pdf BAB III pdf
BAB IV.pdf BAB IV pdf
BAB V.pdf BAB V pdf
DAFTAR PUSTAKA.pdf DAFTAR PUSTAKA pdf
LAMPIRAN.pdf LAMPIRAN pdf